Potensi Usaha Semut Rangrang dan Tips Budidaya Agar Sukses

Semut rangrang seringkali membuat kesal mayoritas orang karena gigitannya yang terasa lebih tajam dibandingkan semut hitam. Namun siapa sangka ternyata mengembangkan usaha semut rangrang bisa mendatangkan untung yang melimpah. Masih meragukan pernyataan satu ini?

Semut rangrang yang dikenal menyebalkan dan menyebabkan rasa gatal pada kulit pada kenyataannya memang memiliki banyak manfaat. Tidak hanya bermanfaat dalam bidang kesehatan, namun katanya semut rangrang bisa membantu memecahkan masalah yang muncul dalam kehidupan.

Faktor itulah yang menyebabkan usaha ternak semut rangrang bisa menguntungkan bagi pelakunya. Bahkan beberapa pengalaman terjadi, ternak semut rangrang bisa menghasilkan cuan sampai puluhan juta rupiah per bulannya. Bagaimana bisa? Simak informasi selengkapnya dibawah ini.

Potensi Usaha Semut Rangrang di Indonesia

Potensi Usaha Semut Rangrang Di Indonesia

Bisnis semut rangrang ternyata memang mampu memberikan hasil menjanjikan, apalagi seiring naiknya trend penggemar burung kicau di Indonesia. Semakin banyak penggemar burung kicau, kemunculan bisnis semut rangrang tentu saja akan semakin melejit karena memang dibutuhkan untuk pakan.

Saat ini bisnis semut rangrang atau semut kroto bisa dibandrol dengan harga jual cukup tinggi, padahal modal untuk membudidayakannya sangat low budget. Kroto adalah telur semut rangrang yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk menjadi bahan konsumsi burung kicau jenis apapun.

Semut rangrang dijadikan pakan karena menurut penelitian memang memiliki kandungan gizi tinggi, oleh sebab itu banyak orang yang memburunya. Sesuai dengan hukum pasar, semakin produk dicari, harga jualnya akan semakin naik, begitu juga dengan potensi usaha semut rangrang satu ini.

Dikutip dari laman agrowindo, patokan harga semut rangrang bisa dibuat dalam hitungan per kilogram mulai dari Rp175 ribu sampai Rp250 ribu. Harga tersebut nantinya bisa naik atau turun sesuai dengan kebutuhan pasar, oleh sebab itu Anda harus jeli dalam membaca situasi pasar.

Jika harga semut rangrang Rp175 ribu per kilo, Anda bisa mendapatkan penghasilan Rp350 ribu untuk penjualan 2 kilogram perharinya. Dalam sebulan bisnis semut rangrang bisa mencapai keuntungan Rp10,5 juta dengan memperhatikan biaya penyusutan alat, gaji karyawan, wadah, dan lainnya.

Bisa dikatakan Anda berpotensi mendapatkan untung bersih sekitar Rp3,7 juta per bulannya. Tentunya dalam waktu 2 bulan saja, pelaku usaha sudah bisa membalikkan modal awal yang dibutuhkan. Jadi bagaimana masih ragu mengembangkan bisnis semut rangrang?

Rahasia Sukses Usaha Semut Kroto atau Rangrang

Tingginya permintaan semut rangrang untuk kebutuhan pakan burung atau ikan, tentunya bisa menjadi peluang menjanjikan bagi masyarakat Indonesia. Namun untuk bisa mendatangkan untung nyata, coba pahami dulu rahasia sukses budidaya semut rangrang seperti penjelasan berikut ini.

1. Memilih Bibit Semut Berkualitas

Memilih Bibit Semut Berkualitas

Pastikan untuk memilih bibit semut yang memiliki kualitas baik agar hasil panen yang selama ini dinantikan bisa sangat memuaskan. Ada baiknya dapatkan bibit semut dari alam bebas karena terkenal lebih unggul dan bisa mengonsumsi berbagai jenis makanan.

Temukan bibit semut di sekitar pohon mahoni atau mangga, kemudian ambil dengan pelan-pelan. Langkah terakhir tempatkan semut rangrang pada sarang terbuka untuk membuatnya nyaman. Memangnya bagaimana cara membuat sarang semut buatan?

2. Membuat Sarang Semut Rangrang Nyaman

Membuat Sarang Semut Rangrang Nyaman

Untuk mengembangkan usaha semut rangrang, Anda bisa menggunakan wadah berupa toples yang dilubangi 5-7 cm. Masukkan semut ke dalam toples, kemudian tutup rapat menggunakan lakban. Bagaimana cara agar semut rangrang tidak kabur?

Taruh toples pada nampan yang sudah diberi air agar mereka tidak mudah kabur dari wadahnya. Untuk membudidayakannya dalam jumlah banyak, tentunya Anda harus menyiapkan toples sesuai kebutuhan, baru kemudian susun pada rak terbuka dengan jarak tidak terlalu dekat.

3. Pakan Semut Rangrang

Pakan Semut Rangrang

Semut rangrang yang berkualitas biasanya suka dengan beragam jenis makanan seperti kecoa, jangkrik, ulat, dan binatang melata lainnya. Sebagai asupan protein dan lemak, tambahkan jenis tulang-tulangan seperti sapi, kambing, dan tulang ayam yang sudah direbus lunak.

Para pembudidaya semut rangrang profesional biasanya juga memberikan suplemen alami seperti gula dan madu. Masukkan 1-2 sdm ke dalam 200 ml air bersih untuk membuat staminanya lebih baik dari semut rangrang biasa.

4. Tahap Pemanenan

Tahap Pemanenan

Panen semut rangrang biasanya sudah bisa dilakukan saat sudah berusia 4-6 bulan. Selang waktu 15-20 hari, baru bisa dilakukan pemanenan kembali. Gunakan sarung tangan karet untuk dapat mencegah gigitan, kemudian masukkan ke dalam toples kering.

Mengapa harus diperlakukan seperti itu? Semut rangrang memang bisa tumbuh bebas, namun untuk kebutuhan bisnis tentunya butuh perlakuan yang lebih baik. Makin berkualitas bobot semut rangrang, maka harga jualnya juga bisa dipatok lebih mahal nantinya.

Kreasi Bisnis Semut Rangrang Paling Menguntungkan

Kreasi Bisnis Semut Rangrang Paling Menguntungkan

Usaha semut rangrang saat ini sedang naik-naiknya, oleh sebab itu Anda bisa manfaatkan peluang seperti ini untuk mendapatkan keuntungan menggiurkan. Kira-kira kreasi bisnis semut rangrang bisa digunakan dalam bidang apa saja? Simak beberapa rekomendasinya berikut ini.

1. Sebagai Bio-Kontrol Tanaman Buah

Semut rangrang pada dasarnya akan dibiarkan liar pada perkebunan, tetapi tidak semata-mata untuk melindungi buah-buah yang ada di kebun. Pemilik kebun terkadang memang sengaja membeli semut rangrang untuk membasmi serangga atau ulat penganggu.

Semakin banyak semut rangrang dalam ekosistem kebun, pastinya tidak akan ada hama yang sembarangan mendekat dan merusak. Tangan jahil manusia juga pastinya akan merasa risih saat melihat jumlah semut rangrang yang terlalu banyak pada lahan pertanaman.

2. Umpan Memancing

Semut rangrang bisa Anda jual sebagai umpan memancing dengan keuntungan yang bisa dibilang sangat lumayan. Bisnis semut rangrang sebagai umpan memancing banyak diterapkan di daerah Kalimantan Barat dan dibandrol mulai dari harga Rp35 ribu per toplesnya lho.

Cara mengambil semut rangrang sebagai umpan memancing cukup mudah, tumpahkan getah karet pada sarangnya. Diamkan beberapa saat sampai semut mari, kemudian aplikasikan untuk memancing ikan sesuai kebutuhan. Sangat mudah bukan cara aplikasinya?

3. Pakan Burung

Sesuai dengan analisis usaha semut rangrang sebelumnya, Anda bisa menjualnya pada orang yang memiliki kegemaran memelihara burung. Katanya dengan memakan semut rangrang yang berkualitas akan membuat kicauan burung semakin jernih dan lantang.

Bahkan para pecinta burung bersedia membeli dengan harga berapapun kalau memang semut rangrang diberi perawatan yang berkualitas. Semakin baik kualitas semut rangrang, tentu saja bisa Anda jual dengan harga tinggi misalnya Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per toplesnya.

4. Kebutuhan Konsumsi

Memangnya bisa semut rangrang dikonsumsi manusia? Tentu saja bisa, Anda bisa coba menemui bentuk hidangannya di berbagai pelosok Indonesia. Banyak café atau restoran yang menyediakan menu semut rangrang misalnya dicampurkan pada adonan untuk dibuat keripik kriuk gurih.

Uniknya lagi semut rangrang juga bisa digunakan mempercantik tampilan makanan, memberi sensai baru rasa makanan, dan lainnya. Jika Anda menjualnya pada restoran tersebut, pastinya akan mendapat untung lebih besar lagi. Sudah pernah menerapkannya?

Kesimpulan

Usaha semut rangrang ternyata bisa menjadi peluang bisnis sangat menjanjikan, bahkan bisa memberi keuntungan bersih sampai dengan puluhan juta rupiah. Bisnis semut rangrang biasa digunakan untuk kebutuhan konsumsi, pakan burung, umpan pancing, dan bio-kontrol tanaman kebun.

Bagikan Postingan: