Modal Usaha Minyak Ikan dan Resiko Usaha

Minyak Ikan

Ekstrak lemak ikan alias minyak ikan dikenal memiliki banyak manfaat. Kandungan omega 3 di dalamnya baik untuk kesehatan. Terbukti secara ilmiah, bahwa minyak ikan bermanfaat untuk menurunkan trigliserida dan juga mencegah penyakit jantung dan stroke jika digunakan dengan dosis yang direkomendasikan.

Dewasa ini, kesadaran akan kesehatan mulai meningkat sehingga konsumen suplemen seperti minyak ikan ini juga ikut naik. Alhasil menjadi salah satu penjualnya adalah ide usaha yang menjanjikan. Namun berapakah kira-kira modal yang dibutuhkan?

Total modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha minyak ikan adalah sekitar Rp 24.550.000. Untuk apa saja kah modal tersebut dan bagaimana perhitungan keuntungannya? Kami akan menjawab pertanyaan tersebut lewat tulisan ini, silakan disimak ini dia penjelasan tentang modal usaha minyak ikan.

Modal Awal Usaha Usaha minyak ikan

Barang & Peralatan Harga
Meja & Kursi350.000
Etalase1.500.000
Baner Iklan dan Dekorasi Toko lainnya300.000
Belanja Minyak Ikan15.000.000
Total17.150.000

Tentu saja, besarnya skala usaha minyak ikan yang ingin kamu mulai sangat berpengaruh pada jumlah modal awal yang perlu disiapkan. Di sini kami asumsikan kamu ingin membuka toko minyak ikan skala menengah.  Sehingga besar modal awal yang kami dapat adalah Rp 17.150.000 dengan rincian seperti tertera di tabel.

Modal di atas juga mungkin saja berubah, bisa jadi lebih besar atau lebih kecil. Karena kita tahu tiap daerah memiliki harga berbeda, bahkan tiap toko juga demikian. Jadi harga untuk pembelian peralatan di atas bisa saja berbeda tergantung di mana kamu membelinya. Maka usahakan cari toko atau agen yang mematok harga termurah.

Selain itu, perlengkapan seperti kursi, etalase atau beberapa dekorasi toko bisa kamu beli dalam keadaan bekas. Hal ini akan menghemat pengeluaranmu cukup signifikan karena harga barang bekas pakai jauh lebih murah. Namun tentu saja, kamu harus memastikan barangnya masih layak pakai.

Biaya Operasional Per Bulan

Barang & Peralatan Harga
Sewa Tempat500.000
Restock Minyak Ikan5.000.000
Plastik Kemasan300.000
Listrik dan Air500.000
Penyusutan100.000
Karyawan (1 orang)1.000.000
Total7.400.000

Biaya operasional adalah modal yang perlu kamu keluarkan agar usaha minyak ikanmu bisa terus berjalan. Seperti yang kamu lihat di atas, perkiraan total biaya operasional per bulan adalah Rp 7.400.000.

Angka ini bisa saja mengecil jika kamu menggunakan tempat sendiri untuk berbisnis, sehingga biaya sewa tempat bisa dihilangkan. Lalu biaya untuk gaji karyawan juga bisa kamu hilangkan, apabila kamu menunda untuk mempekerjakan orang lain di usaha minyak ikan yang baru kamu jalankan.

Tips Usaha minyak ikan

Untuk sedikit membantu, kami akan memberitahumu beberapa tips dalam menjalankan usaha minyak ikan. Silakan berikut beberapa tipsnya:

  1. Cari lokasi toko yang strategis, selain melihat tingkat keramaiannya, perhatikan juga demografi dari lokasi yang kamu pilih. Jika rata-rata orang di sana cukup peduli dengan kesehatan, maka lokasi tersebut cocok untuk toko suplemen seperti yang ingin kamu mulai.
  2. Gunakan berbagai media digital untuk promosi, bisa marketplace, sosial media atau lainnya.
  3. Jaga selalu keramahan dan servis kepada pembeli, seringkali seseorang cenderung repeat order pada penjual yang ramah.
  4. Jika memungkinkan, kumpulkan kontak pembeli. Kamu bisa lebih mudah memberitahukan promosi atau informasi terbaru dari produkmu.

Perhitungan Keuntungan Usaha minyak ikan

Jika dibulatkan harga minyak ikan yang kamu jual adalah Rp 50.000 dan rata-rata penjualanmu dalam sehari adalah 8 botol. Maka penghasilanmumu dalam sehari adalah:

  • 8 ekor x Rp 50.000 = 400.000

Jika penjualan minyak ikan milikmu konsisten, maka dalam sebulan pendapatanmu akan menjadi:

  • 30 Hari x Rp 400.000 = Rp 12.000.000

Perhitungan kami di atas masih pendapatan kotor, jika ingin mengetahui pendapatan bersih, kamu perlu memperhitungkan biaya operasional. Sesuai rincian biaya operasionalmu adalah Rp 7.400.000 maka perhitungan keuntungan bersih menjadi:

  • Rp 12.000.000 – Rp 7.400.000 = Rp 4.600.000

Resiko Usaha Usaha minyak ikan

Seperti usaha yang lainnya, usaha minyak ikan juga memiliki risiko yang mau tidak mau harus kamu hadapi jika ingin bisnismu menuai kesuksesan. Berikut adalah beberapa risiko dalam usaha minyak ikan:

  1. Sepi pembeli di awal buka toko
  2. Pembelimu sangat segmented, hanya orang-orang yang tahu manfaat minyak ikan dan peduli dengan kesehatan. Karena itu sebisa mungkin kamu harus mengedukasi para calon pembeli tentang manfaat dari produkmu.
  3. Jika kamu mempekerjakan karyawan, ada risiko penyelewengan dari karyawanmu tersebut. Cegah dengan selektif dalam memilih pekerja dan lakukan inspeksi secara teratur.
  4. Kelalaian dan faktor lainnya membuat barang rusak

Nah itu dia penjelasan kami tentang perhitungan modal usaha, perhitungan keuntungan, tips dan juga risiko usaha minyak ikan. Semoga informasi dari kami ini bisa membantu rencanamu untuk membuka toko minyak ikan.

Bagikan Postingan: